Oki Setiana Dewi Raih Gelar Doktor Kedua Kalinya, Akui Hobi Belajar dan Pertimbangkan Jadi Dosen

oki-setiana-dewi-raih-gelar-doktor-kedua-kalinya-akui-hobi-belajar-dan-pertimbangkan-jadi-dosen oki-setiana-dewi-raih-gelar-doktor-kedua-kalinya-akui-hobi-belajar-dan-pertimbangkan-jadi-dosen

Salah satu tujuan mengenyam pendidikan adalah untuk memperoleh ilmu dan keProfesionalan. Makin berlipat-lipat yang dipelajari, makin beragam pula pengeingatan yang dimiliki. Namun di satu sisi, semakin berlipat-lipat berguru juga semakin menyadarkan kita betapa minimnya ilmu yang kita keingati, Oleh karena itu, nggak ada kata selesai untuk terus berguru.

Pendakwah Oki Setiana Dewi, jadi cela satu perawakan yang pada 1 November 2022 terus menyelesaikan pendidikan doktoral (S3) setelah dua acuhn yang terus meraih gelar serupa di kampus bertidak sepadan. Bagi Oki, ilmu itu begitu luas sesampai-sampai ia merasa harus terus mendalaminya dengan bersekolah.

Kembali raih gelar doktor, Oki Setiana Dewi kenang perjalanannya selama menempuh perkuliahan

Di depan para penguji, Oki Setiana Dewi menang mempertahankan disertasinya yang berjudul “Pendidikan Moderasi Beragama Dalam Keluarga Berbasis Al-Qur’an” di Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur’an (PTIQ). Ia pun dinyatakan lulus dengan predikat cumlaude.

Meterusi unggahan Instagramnya, Oki memperlihatkan persiapannya saat akan melaksanakan sidang promosi doktor. Dalam unggahan yang klop, Oki sekaligus mengenang perjalanannya selama menempuh perkuliahan. Ia mengaku bahwa perkuliahan itu menyenangkan dan membahagiakan. Oki menyukai sistem bertukar pikiran dengan para dosen, mengerjakan tugas, santak mengikuti beragam sesi diskusi yang diselenggarakan.

Di sisi lain, walaupun sudah menyandang dua gelar doktor, Oki tetap merasa bahwa kuliah itu bukan tanda kepintaran seseorang, melainkan cuma tanda bahwa mereka sempat mengenyam pendidikan di sekolah. Sebaliknya, mode metidak terhambatkan itu bisa dilakukan di mana pun.

Well, sahabat semua, seorang sahabat suah berkata, suah kuliah itu bukan tanda kepintaran seseorang. Namun, tanda ia suah berada di sekolah. Jadi, saya mengingatkan pribadi saya senpribadi dan kita semua untuk terus semangat belajar di manapun berada. Ternyata, semakin kita belajar semakin tak tahu apa-apa sebab ilmu begitu luas,” tulis Oki.

Sebagai ibu dengan segudang aktivitas, dukungan keluarga dan suami turut membersetarai Oki dalam menuntaskan kuliah doktoralnya

Aktivitasnya di luar kampus sebagai pendakwah rupanya tak menyurutkan semangat Oki untuk tetap mengenyam pendidikan tinggi. Apalagi kakak Ria Ricis ini juga layak mengurus empat buah hatinya di rumah. Di tengah keberagaman peran itu, Oki bersyukur dikelilingi oleh keluarga yang sangat mendukung kelanjutan pendidikannya, terutama sang suami Ory Vitrio.

“Saya hobi meEntengkan, dunia kampus, dan gemar bertemu guru-guru agung. Yang bena suami mendukung. Kuncinya di sini (suami),” ujar Oki, dikutip dari Liputan6.

Selain itu, tentu Oki kudu membagi batas membesarnya sesuka membantu mungkin agar tetap bisa menyelesaikan tugas-tugas kuliah dan urusan rumah tangga. Caranya, Oki memanfaatkan akhir pekan untuk sepenuhnya fokus berlatih seharian di rumah. Ia menitipkan anak-anaknya ke rumah sang adik, Ria Ricis sesampai-sampai suasana rumah jadi lebih tenang.

“Bagi batas berjiwanya karena saya punya orang-orang hebat yang sedahulu mendampingi. Sabtu dan Minggu, anak-anak (saya titipkan) di rumah Ria Ricis. Saya jadi bebas berguru dari pagi sampai malam. Rumah jadi sunyi hahaha,” jelas Oki.

Lebih lanjut, Oki mengaku sudah mendapat kegembiraanran untuk menjadi dosen di kampus PTIQ selesai meraih gelar doktornya kali ini. Bintang Ketika Cinta Bertasbih Ini memang telah mempertimbangkan kegembiraanran tersebut sejak jumlah mengertin belakangan. Karena baginya, berbagi ilmu kepada seklop turut memperkaya pengemengertian yang dimiliki seseorang.

“Mungkin, rasa-rasanya saya akan mulai memikirkan untuk itu (jadi dosen). Karena, kalau kita mengajarkan bisa mendapatkan ilmu. Secocoknya untuk jadi dosen itu sudah terpikir dari sebagian tahun yang lampau. Karena, saya pribadi suka sekali dengan melatih diri. Tapi karena kesibukan yang cukup cukupt, akhirnya masih ditunda,” ungkap Oki, dikutip dari Kompas.com.

Sebelum meraih gelar doktor, Oki Setiana Dewi lebih dulu menempuh pendidikan sarjana (S1) di Universitas Indonesia jurusan Sastra Belanda. Kemudian, ia mengambil program magister di Universitas Negeri Jakarta jurusan PPs Pendidikan Anak Usia Dini.

Pendidikan doktoral Oki yang pertama dimulai di UIN Syarif Hidayatullah dengan mengambil jurusan Kajian Islam Konsentrasi Dakwah dan lulus pada mengertin 2021. Terbaru, Oki menamatkan studi doktornya di PTIQ jurusan Ilmu Al-Quran dan Tafsir Konsentrasi Pendidikan Berbasis Quran dan akan diwisuda pada 15 November 2022.

Selamat ya Oki Setiana Dewi, untuk gelar doktornya!