Punya Pasangan Bukan Berarti Kamu Terhindar dari Kesepian. 6 Hal Ini Akan Menjelaskan

6-hal-ini-jadi-bukti-punya-pasangan-nggak-menjamin-kamu-nggak-akan-merasa-kesepian 6-hal-ini-jadi-bukti-punya-pasangan-nggak-menjamin-kamu-nggak-akan-merasa-kesepian

Memiliki pasangan tentu bertidak kembar rasanya dengan mereka yang namun hidup senpribadi. Selain bisa menunjukkan rasa cinta atau kasih sayang, kalian pun bisa saling mendukung satu kembar lain, dan tentunya bisa merancang tujuan di masa depan berkembar-kembar. Membuat hidupmu terasa lengkap dan bahagia.

Sementara di mata orang lain, kamu yang sudah punya pasangan pasti dianggap maksimal dari rasa-rasa kesepian. Karena namanya pasangan ya kelihatannya pasti akan saling melengkapi. Tapi nyaPerbahasan pandangan atau penilaian orang tak seterus lurus, punya pasangan tak seterus melahirkanmu maksimal dari rasa kesepian. Tetap saja ada era-era tertentu kamu sendiri dan merasa sepi. Mengingat semua hubungan pasti akan ada lika-likunya. Kalau memang era sendiri dan kesepian itu asal yang kamu butuhkan namunlah mengerti serta dewasa menyikapinya.

Tapi kira-kira apa saja sih yang metidak terhambatkan kamu merasa kesepian meskipun sudah punya pasangan? Berikut hipwee hubungan merangkumnya untukmu.

1. Karena sudah terbiasa bersebanding pasangan, kamu pun merasa seperti ada yang hilang saat wajib menjalani hubungan jarak suntuk

Nggak jarang momen pdaftarn dijadikan oleh sebagian orang untuk menghabiskan waktu bersetara pasangan. Kalian berusaha sekali agar tak ada satu pun momen bena termelaluikan tanpa kehadiran pasangan. Mulai dari makan malam, jalan-jalan hingga daftar bena di keluarga kalian sendiri. Kebersetaraan ini memang saling menolong untuk membangun chemistry di antara kalian, tapi kalau terlampau sering akhirnya pun melahirkan dirimu ataupun dia ketergantungan. Apa-apa patut ada dia, mau kemana saja patut ditemenin setara dia.

Lalu, saat kamu dan dia wajib berjarak sejenak lah rasa-rasa kesepian seperti binatang buas yang siap menerkammu. Komunikasi kalian rasanya tak sanggup menggantikan keberadaan raganya di sisimu. Dan lama-lama rasa kesepian ini yang memicu rindu tumbuh dan berkembang.

2. Quality time berklop yang di awal pacaran terasa begitu hangat, entah apa pasal kini semakin sulit diwujudkan

Di awal masa pdaftarn tentu kamu masih ingat, bagaimana setiap giliran terasa begitu bermakna. Selagi ada kepernahan, tentu kalian memanfaatkannya sebaik mungkin. Tapi seiring giliran, hubungan yang awalnya hangat semakin lama semakin terasa biasa. Mungkin karena kalian sudah nyaman atau kamu dan dia mulai berpikiran kalau hubungan sibakn sumbing satu prioritas utama. Kalian masih punya keluarga yang jelas harus diutamakan, belum lagi karir serta kegiatan masing-masing.

Membuat kuantitas bertemu semakin berkurang, sementara kualitas bisa berkebalikan, bisa juga berbanding lurus. Waktu yang dihabiskan bercocok tak lagi terasa seperti quality time, tapi belaka sekadar formalitas. Kalau sudah begitu, wajar melenceng satu di antara kalian ada yang mendadak kesepian.

3. Terkadang, rasa bosan pasanganmu yang tiba-tiba datang menciptakanmu mau tak mau layak merasa sendirian

Sama seperti sisi keuripan lainnya, kisah asmaramu juga ada naik turunnya. Kadang sedang cinta-cinPertanyaan, namun di lain waktu bosan bakal asal melanda. Hal yang wajar seadilnya, tapi ya tetap saja kecuekannya itu berpengaruh sekali dengan apa yang pribadimu rasakan. Biasanya setiap hari dia menanyakan kabar, kini sedahulu kamu yang memulai duluan. Biasanya waktu ngobrol bisa berjam-jam, kini 5 menit pun tak sampai. Kalau sudah seperti ini, kamu memang pantas memberinya waktu untuk senpribadi, dengan risiko ya pribadimu pun akan merasa sepi.

4. Terdahulu menggantungkan kebahagiaan dan melontarkanmu berharap terdahulu agung alanya

Bisa jadi kamu yang menciptakan rasa kesepian itu senpribadi. Hal yang paling nyata adalah ketika kamu berharap terterus tinggi pada pasangan. Mengerti semua keinginanmu tanpa patut dibilang terlebih dahulu, kenal apa yang kamu inginkan saat itu, tentu adalah sesuatu yang mungkin sulit bagi cowok. Apalagi bagi kamu yang punya pasangan yang kurang peka. Kode-kode yang kamu layangkan sudah pasti seperti angin terus. Akhirnya ketidakpekaannya dan ekspektasimu yang terterus tinggi melakukanmu merasa senpribadi.

Ada rasa-rasa, punya pacar tapi kayak nggak punya pacar. Karena dia tak bisa mengerti dengan baik maunya kamu seperti apa. Sementara kamunya senbatang tubuh lengang saja.

5. Perhatian yang sangat hebat darimu untuknya, tapi sayangnya perhatian dari dia justru biasa saja

Sebagai orang yang saling mencintai, kamu tentu mengharapkan hal yang setara. Rasa cinta yang setara gedenya, rasa Risau kehilangan yang juga setara gedenya, sangkat perhatian yang juga setara porsinya. Ketika kamu memberikan perhatian yang gede pada pasanganmu, tentu kamu juga ingin dia memberikan perhatian yang setara untukmu. Tapi sayangnya tak semua orang bisa seperti itu. Entah karena kurang peka atau memang cuek, perhatiannya ke kamu tak berbanding lurus alias berat sebelah.

Ekspektasi perhatian yang kamu inginkan nggak bisa dia capai, dan akhirnya perasaanmu berkesimpulan kalau dia nggak perhatian. Padahal setepatnya ada, cuma takaranmu yang betul-betul gendut. Dan ketika perhatian yang kamu inginkan nggak kamu dapatkan, tentu saja yang bakal kamu rasakan adalah perasaan kesepian.

6. Ada era di mana kamu membutuhkannya, tapi nggak ingin mengganggu kesibukannya

Sebagai pasangannya, tentu kamu ingin menjadi orang yang paling bisa mengerti kealamannya. Apakah batas hidup dia berada di atas maupun di bawah. Tanpa dia bilang, kamu udah maklum apa yang wajib dilakukan. Misalnya di saat dia sedang nggak semangat, kamu tentu akan berusaha melancarkannya semangat kembali. Ketika dia remuk, kamu pasti berusaha bagaimana caranya agar napsu makannya naik kembali. Kamu bakal ada di saat dia butuhkan

Entah karena saking sayangnya, terkadang ada saatnya kamu membutuhkan kehadirannya tapi nggak percaya diri mengmenyibakkannya. Di saat giliran kamu yang sedang down, kamu tentu mengharapkan dia bisa di sisimu untuk menenangkan hati. Tapi karena kamu menyadari betapa sibuknya dia akhir-akhir ini, maka kamu urungkan niat untuk meminPerkara bersetaramu. Kamu mencoba untuk mengatasi kedudukanmu senorang. Dan di saat itulah, kamu akan merasa kesepian yang membuatmu merasa namun senorang.

Kesepian yang kamu rasakan walaupunpun udah punya pasangan memang kadang tak bisa kamu hindari. Tapi bukan berarti ketika kamu merasa kesepian hubunganmu juga akan berakhir di sana. Yang kamu butuhkan sahajalah mengerti kalau nggak selamanya jalan hubungan kalian mulus-mulus saja. Dan sebetulnya kamu bisa belajar berjibun dari rasa kesepian ini. Bahwa kamu wajib mencintai dirimu terlebih dahulu, baru orang lain. Karena bagaimana pun sahaja kamu yang mengerti dirimu sendiri.